Homoseksual Yang Menyelamatkan Dunia


Seperti yg kita ketahui bahwa kita pada awalnya bertanya - tanya mengenai siapa penemu komputer pertama kali. Dan setelah menonton film "The Imitation game" kita langsung mengetahui bahwa Alan Turing lah yang menciptakan komputer ditengah prahara perang dunia II sebagai alat untuk memecahkan suatu alat yg pada saat itu adalah enigma. Dalam pembicaraan kali ini kita tidak akan membicarakan siapa penemu tunggal alat ini dan bagaimana alat ini dibuat, tetapi kita hari ini sedikit membicarakan kehidupan yang kompleks dari seorang Alan Turing. 
Kehidupan Alan dimulai pada saat dia tengah menduduki bangku sekolah, dia adalah sosok yang jenius diantara siswa-siswa lain, namun kejeniusannya tidak membawanya pada hal prinsip dalam kehidupannya. Dia adalah siswa yang selalu di bully karena kepintarannya atau hal tertentu. Namun kehidupan yang penuh dengan tekanan tersebut seakan sirna karena terjalinnya ikatan pertemanan dengan Christopher. Namun pertemanan tersebut tidak berlangsung lama ketika Chrisopher menghembuskan nafas terakhir akibat penyakit yang dideritanya. Begitulah kehidupan awal yg kompleks seorang Alan Turing dibangku sekolah. Dalam karir pendidikan kuliahnya dicambridge, Alan merupakan mahasiswa yg bisa dikatakan sosok yang jenius dimana dia menyelesaikan kuliah dalam waktu yang relatif singkat. Lulus dalam umur 26-27 dan mendapatkan gelar profesor merupakan pencapaian yang sangat tidak mudah yang hampir mendekati pencapaian einstein. Dalam kehidupan kuliahnya tidak terlalu terekspos sehingga sulit untuk berhipotesa sekalipun mengenai itu. Setelah lulus, Alan melamar pekerjaan ke sebuah institusi yang sangat rahasia, dan akhirnya diterima. Dalam kesehariannya pada saat itu yang ternyata Alan bekerja untuk pemerintah Inggris dalam memecahkan suatu kode enigma dari jerman. Dia berfikir bahwa selama ini manusia mencoba memecahkan kode mesin ini. Kenapa tidak menggunakan mesin lagi untuk memecahkan kode enigma ini? Dalam renungnya dia berdialektika sehingga akhirnya pun dia memiliki ide dan menyusun sebuah kerangka (mesin) untuk memecahkan kode enigme tersebut. Namun dalam perjalannya, banyak pihak yang tidak menyetujui gagasannya, bahkan pada awalnya seluruh rekan kerjanya pun tidak ingin ikut ambil campur dalam proses ini. Artinya dalam kehidupan yang kompleks Alan Turin yang menginspirasi ini, banyak pihak yang menentang segala ide brilian Alan yang menurutnya akan mengubah dunia menjadi damai yg tidak akan ada lagi kekerasan. Sedikit mengutip perkataan Alan Turing "Kenapa manusia menyukai kekerasan?" ~Karena akan memberikan kenikmatan tersendiri bagi penikmatnya. 
Setelah melalui beberapa percobaan dalam memecahkan kode tersebut akhirnya dalam hubungan yang semakin hari semakin membaikpun akhirnya Alan dan timnya berhasil memecahkan kode enigma dan akhirnya Inggris memenangkan perang dan merdeka. Alan dan timnya pun kembali kekehidupan sebelumnya atau kehidupan nyatanya sebagai warga yang bebas. Namun, tidak lama kemudian diketahui oleh pihak berwajib bahwa Alan Turing adalah seorang homoseksual. Sehingga pada saat itu di inggris homoseksual adalah perbuatan yang senonoh dan sangat dilarang siapapun yg melakukannya. Ada 2 pilihan bagi homoseksual, mengkonsumsi obat yang nantinya akan menjadikan homoseksual menjadi heteroseksual atau dipenjara. Alan Turing pun memilih untuk mengkonsumsi obat. Hari demi hari dilalui Alan bagaikan orang yang tidak punya tujuan (bagi dia org yang berfikir adalah ada), padahal tujuannya sebenarnya ada yaitu untuk sembuh namun selanjutnya Alan Turing memakan apel dimana dalam apel tersebut telah diberikan racun oleh dirinya sendiri dan akhirnya tgl 7 juni 1954 Alan turing meninggal dunia. 
Sedikit cerita kehidupan Alan Turing yang kompleks yang bisa saya kutip dalam film "The Imitation Games" walaupun diakhir film itu tidak diberitahukan bagaimana Alan meninggal. Namun banyak hal yang dapat menginspirasi kita bahwa walaupun dalam kehidupan Alan Turing bukan sosok yang sosialis dan bekerja sendiri tapi dia rela untuk tidak menjadi diri dia sendiri. Dia memaksakan untuk berbaur dengan partnernya untuk menyelesaikan mesinnya agar menciptakan kedamaian dunia nantinya. Dalam kehidupan pribadi pun Alan adalah seorang homoseksual dimana dalam hukum Inggris tidak dibenarkan. Namun pada kenyataanya justru seorang homoseksual Alan Turing lah yang mampu mengubah dunia pada fitrahnya damai dan sejahtera dalam konteks perang Dunia II. Menurut saya, seharusnya pemerintahan Inggris harus memberikan penghargaan atau apresiasi atas jasanya (yang telah memecahkan kode enigma dengan alat buatannya yang sampai pada saat ini menjadi kebutuhan bersama warga dunia yaitu komputer) berupa pembuatan patungnya dan sebagainya untuk mengenangnya pada saat itu juga. Karena akhirnya opini publik akhirnya dapat menyimpulkan tentang Alan Turing ini bukan dari kehidupannya yang kompleks tetapi dari kelainannya. walaupun pada akhirnya rahasia ini pun dibongkar dan Alan Turing diberikan penghargaan oleh Ratu Elizabeth III pada tahun 2013. Dalam pembicaraan kita kali ini sekali lagi saya kutip dari temennya Alan Turing sekaligus penyimpulan tentang makna kehidupan yang kompleks dari seorang Alan Turing "Terkadang seseorang yang diluar dugaan, adalah seseorang yang melakukan hal diluar dugaan" dalam hal ini adalah Alan Turing sebagai homoseksual yang mengubah dunia.

Komentar